Cara Mengecat Jalur Evakuasi Emergency Exit dengan Cat Fosfor Glow in the Dark

Aplikasi pengecatan cat fosfor minyak solvent based dengan aplikasi semprot memang memberikan hasil yang jauh lebih tipis dan rata dibandingkan dengan aplikasi kuas. Tetapi Aplikasi semprot juga lebih boros dalam proses pengecatan.

Biasanya pengguna lebih memilih aplikasi kuas apabila media tersebut luas dan hasil akhir secara penampilan tidak menjadi prioritas pertama yang penting hasil cat fosfor terang maksimal.

Salah satu contoh aplikasi yang dianjurkan dengan memakai kuas untuk produk cat minyak fosfor Safety#1 adalah aplikasi ke lantai beton untuk kebutuhan jalur evakuasi di pabrik, gudang dan tangga darurat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum kita melakukan pengecatan fosfor.

Umumnya semua lantai pabrik, gudang dan lantai tangga darurat itu terbuat dari beton. Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah apakah beton itu adalah beton polos atau sudah ada lapisan cat seperti epoxy atau lainnya.  Biasanya lantai beton tersebut sudah ada garis garis jalur evakuasi yang umumnya berwarna kuning.  Untuk mendapatkan hasil maksimal secara daya terang sangat dianjurkan warna dasar nya adalah warna putih atau warna kuning seperti biasa warna jalur evakuasi.

Sebelum memulai tahap pengecatan cat fosfor ada beberapa hal yang harus disurvey dan dipersiapkaan terlebih dahulu.

  1. Kebersihan lantai, pastikan lantai tidak kotor dengan debu, minyak, oli ataupun bekas bahan kimia.
  1. Lantai beton yang mulus, apakah kondisi lantai beton retak? Ataukah lantai beton dalam kondisi terkelupas? Apabila dibutuhkan lantai beton tersebut butuh ditambal atau  di cor ulang.
  1. Lantai beton yang sudah ada cat sebelumnya, pastikan kualitas dan daya rekat cat yang dipakai masih dalam kondisi bagus. Untuk mengetesnya bisa dengan mengecat sedikit di atas cat tersebut, apakah cat bawah menjadi mengeriput? Ataukah cat dibawahnya terkelupas? Dan juga bisa menggunakan lakban untuk mengetes daya rekatnya, tempelkan di ujung cat dan tarik dengan kuat dan cepat pada cat tersebut.

Pada saat ini kita mengasumsikan beton sudah bersih dalam kondisi baik dan siap menjalani proses cat primer.  Cat primer berfungsi untuk menjadi lapisan yang memberikan daya rekat antara beton dan lapisan cat sesudahnya. Ada beberapa merek dan jenis cat yang bisa dijadikan pilihan sebagai cat primer untuk lantai beton. Bahan Epoxy adalah salah satu yang cukup umum dan popular dipakai sebagai cat lantai karena epoxy dapat memberikan hasil yang sangat keras dan protektif terhadap lantai beton.

Setelah cat primer sudah kering maka cat primer siap diaplikasikan dengan cat dasar warna. Sekali lagi, dianjurkan cat dasar warna putih atau warna kuning seperti jalur evakuasi menjadi pilihan warna terbaik karena efek glow in the dark paling optimal dengan latar belakang warna terang.

Bagian terakhir adalah mengecat cat fosfor. Untuk itu perlu disiapkan beberapa alat perlengkapan seperti:

  1. Wadah cat berbentuk bulat dan ceper

Bentuk ceper dan bulat dibutuhkan untuk menjadi wadah sementara tampung cat fosfor untuk diaduk. Wadah ceper akan membuat pemakaian cat fosfor lebih hemat

  1. Kuas Sintetis

Kuas material sintetis ini tidak mudah rontok dan tidak menimbulkan bekas goresan dibandingkan bahan bulu

  1. Lampu UV, dianjurkan menggunakan lampu UV 40 watt karena dimensi panjan 40cm dan 36 watt sehingga daya jangkau paparan sinar UV cukup luas semasa pengerjaan
  1. Lakban kertas, untuk memberikan batas kuasan dan batas areal pengecatan

Berikut langkah langkah dan tips proses pengerjaannya:

  1. Sebelum dituangkan keluar, aduk terlebih dahulu cat fosfor pada kaleng cat fosfor
  2. Tuangkan ke wadah ceper dan aduk kembali secara merata dan kalau perlu campurkan thinner atau dibutuhkan komponen B
  3. Pasang lampu UV di areal pengecatan di lantai beton tersebut dan pastikan tingkat cahaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga efek sinar UV masih keliatan di cat fosfor
  4. Sering seringlah mengaduk cat di wadah ceper selama proses pengecatan dengan kuas
  5. Dianjurkan menimpa cat sebanyak 3 lapis. Selama mengecat terus perhatikan efek paparan sinar UV dengan cat fosfor. Dari situ akan terlihat apakah cat fosfor sudah rata atau masih bercak bercak.

 

Sesudah melewati proses itu, tinggal memilih apakah akan menggunakan lapisan varnish atau clear coaat lagi atau tidak itu tergantung kebutuhan dan biaya. Kalaupun menginginkan clear coat lagi untuk melindungi pastikan clear coat itu tidak mengandung anti UV.  Selamat bekerja!